Roti Jala

Mencari-cari literatur mengenai roti jala, saya menjadi agak bingung juga tentang negara asal si roti. Beberapa menyatakan bahwa makanan ini berasal dari India, Tamil tetapi kemudian populer di Malaysia dan Indonesia. Bahkan di Malaysia roti ini sangat terkenal disana serta berakar kuat di kuliner Melayu – Malaysia. Di Indonesia sendiri, roti jala hanya dikenal di beberapa daerah saja, terutama di Aceh. Di Palembang, makanan yang mirip-mirip dengan roti jala, dinamakan ragit. Baik roti jala maupun ragit sama-sama dimakan dengan kuah kari sebagai cocolannya.
Membuat roti jala sangat mudah, bahan yang dipergunakan pun kemungkinan besar tersedia di dapur anda. Roti jala terbuat dari tepung terigu yang diencerkan dengan air atau santan  dan ditambahkan telur dan garam. Adonan yang terbentuk sangat encer, kemudian dengan menggunakan wadah dengan ujung yang bercorong, adonan di dadar dengan membentuk pola jala yang berlubang-lubang. Roti jala ini mirip dengan crepes, rasanya asin dan gurih, bedanya adalah jika crepes biasanya dinikmati dengan saus yang manis maka roti jala umumnya disantap dengan kari kambing atau ayam.
Nah, ketika saya membuat kari ayam nanas kemarin, saya sekalian membuat roti jala untuk melengkapinya. Anda bisa klik disini untuk melihat resep kari ayam nanas. Memang tidak salah, roti yang gurih dan asin ini pas untuk dicocol dengan kuah kari yang kental.
Berikut resepnya ya.
Roti Jala
Resep diadaptasikan dari Buku Kitab Masakan Kumpulan Resep Sepanjang Masa – Roti Jala Aceh
Bahan:
– 150 gram tepung terigu protein sedang
– 1/2 sendok teh garam
– 2 butir telur ayam
– 300 ml air
Cara membuat:
Siapkan mangkung ukuran sedang, masukkan tepung terigu, garam dan telur ayam, tambahkan air. Dengan menggunakan spatula atau baloon whisk aduk dan kocok adonan hingga larut dan menjadi adonan  yang halus.
Saring adonan menggunakan saringan dengan lubang agak besar.
Masukkan adonan ke dalam wadah bercorong (botol saus dengan ujung runcing panjang) atau menggunakan plastik segitiga seperti saya.
Siapkan wajan datar anti lengket, oleskan sedikit minyak/margarin, panaskan dengan api kecil. Dadar adonan dengan bentuk menyilang atau kotak-kotak seperti jala. Karena adonan sangat encer maka cukup sulit bagi saya membuat motif yang rapi.
Biarkan adonan hingga matang, berwarna kuning keemasan. Tuangkan lembaran roti ke wadah datar (piring), lipat jadi empat kemudian lipat menjadi dua berbentuk segitiga. Atau lipat jadi dua dan gulung lembaran roti. Semua terserah kreatifitas anda.
Lakukan hingga semua adonan habis. Sajikan roti jala dengan kari ayam nanas. Sedap!
Source:
Buku Kitab Masakan Kumpulan Resep Sepanjang Masa – Roti Jala Aceh
http://justtryandtaste.blogspot.com/2011/03/roti-jala.html

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s